Sgt, 04 Mei 2011
Drrrriiingggggggg,,,,,,,,,,,suara alarm mengagetkan ku tepat pukul 04.00 Wita, rasanya kelopak mata ini sudah rekat dengan lem dan tidak bisa dibuka kembali, berat sekali rasanya, tapi bagaimanapun harus tersadar untuk membagunkan suami dari tidur lelapnya juga. Bukan hal biasa bagi kami untuk bangun se-pagi ini (pukul 04.00wita), tapi apapun itu harus kami lakukan demi calon buah hati kami yang baru kami ketahui 2 hari yang lalu melalui 2 buah testpack, dengan garis dua yang artinya Positif, perasaan senang tak terhingga kami rasakan setelah penantian 1 tahun 6 bulan pernikahan kami, kami saling berpelukan sambil tertawa bahagia dikamar kecil ukuran 3x3m ini (^_^), berkat doa sahabat-sahabat, rekan2, sodara2, orangtua, mertua dan tentunya kami berdua apa yang kami harapkan telah dikabulkan Tuhan.... God is Good, i believe it.
Oiyaaaaaa,,,sampai lupa, pagi itu tepat pukul 04.00 Wita, saya membangunkan suami untuk segera mendaftar ke Dokter Kandungan di kota kami tinggal. (Pasti pada bingung kok se pagi itu ya, kayak gak ada kerjaan lain aja he....). Jawabannya adalah mengingat sedikitnya keberadaan dokter kandungan di kota ini (klo gak salah itung cuma 3 aja) yang reputasi nya bener2 diacungin 4 jempol yahh terpaksa deh dibela-belain sebulan sekali (sampai bulan ke sembilan) ngabsent ke klinik ini... Dokter ini sangat direkomendasikan para tetangga, teman2 dan kenalan kami di kota ini. Memang dengan beliau tidak mengecewakan, selain pengalamannya yang sudah banyak, wise, lembut, mau mendengarkan keluhan pasien, sangat memotivasi pasien, pokoknya komplitlah, hanya sayang nya antrian di dokter ini dibatasi hanya 15 orang, terbayangkan suamiku harus mengatri dari pukul 04.00 lewat, kalau dibawah jam itu bisa-isa pulang dengan wajah kecewa :(
Puji Tuhan nomor antrian sudah didapat pada urutan ke-4, bangun pagi buta tidak sia-sia. Malam nya tepat jam 20.00 Wita kami berangkat ke Klinik tersebut tempat dimana dokter tersebut berpraktek. Tidak lama menunggu kira-kira pukul 21.10, setelah ditensi, nama saya dipanggil untuk masuk ruangan, setelah mengucapkan salam selamat malam dan disambut dengan senyum wise-nya kami langsung ke pokok konsultasi. Setelah mendengarkan saya dan suami, seraya membaca catatan history saya, beliau langsung menyuuh saya untuk berbaring dan mengoleskan krim untuk alat USG nya. Sambil mengarahkan monitor ke saya da suami, dokter mencari-cari "sesuatu yang positif " tadi , tidak lama mencari akhirnya beliau menemukannya dan memberitaukan kami bahwa yag di tengah rahim inilah janin ku,,, saya dan suami tersenyum haru dan saling melirik dan takjub dengan pemandangan benda 2 Dimensi itu. Dokter segera mengukur usia janin ku 4w4d alias 1 bulan 4 hari, meleset sedikit dari perhitunganku 1 bulan 7 hari. Kata dokter jarang sekali usia janin 4 minggu bisa kelihatan jelas, sedangkan janinku terlihat jelas sekali, sedikit bangga dengan kata-kata dokter tersebut, mungkin saja janinku kelak pertumbuhan nya cepat he.....(gak ada hubungannya kali ya)....... Setelah merapikan sana sini, kami kembali ke meja dan dokter memberikan wejangannya tentang " Do and Don't " bagi ibu hamil (mungkin kata-kata ini untuk kesekian kalinya diucapkannya dengan pasien nya, mengingat usianya yang sudah paruh baya he,,,,,), singkat kata bla..bla..bla..bla..la..la... dikasih folavit dan ditambah dengan kata penutup bahwa semua nya sudah clear he...Beliau sepertinya selalu terburu-buru, singkat, padat, dan berisi. Kami pun meninggalkan ruangan sambil menebus folavit di apotik klinik tersebut dan kembali pulang ke kamar 3x3m kami. Kami pun bersiap-siap untuk beristirahat panjang malam ini dengan senyum melegakan dan siap menyambut hari baru esok dengan semangat baru berkat Anugrah Terindah yang Tuhan berikan. Gud nite (^_^) ....... God Bless Us
Tidak ada komentar:
Posting Komentar